Pompey
Berangkat Karena Hasrat
malam suci nyaman dan merindukan
mulai menganyam kisah repetisi
menunggu pasti gumpalan daging bernyawa
saat hasrat klise mengalir tanpa celah
kuterobos segala tatapan tajam
menusuk pada gelombang panjang
rasa nyaman yang salah menggulung langkah
mau tak mau karena punya tujuan
hanya ekskresi air seni 20 detik


